Pemprov Banten Targetkan 9.000 Hektare Jagung di Lebak, Ini Alasannya

Table of Contents

Pemprov Banten targetkan 9.000 hektare jagung di Lebak untuk swasembada pangan dan kebutuhan industri pakan ternak.

Intinya:

  • Pemprov Banten menargetkan pengembangan 9.000 hektare lahan jagung di Kabupaten Lebak.
  • Langkah ini diarahkan untuk mewujudkan swasembada pangan dan memenuhi kebutuhan industri pakan ternak nasional.
  • Tahap awal dimulai dengan penanaman di lahan seluas 10 hektare di Kecamatan Maja.

ANTERO LEBAK - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menargetkan pengembangan 9.000 hektare lahan untuk ditanami jagung di wilayah Kabupaten Lebak sebagai langkah konkret mewujudkan swasembada pangan dan memenuhi kebutuhan industri pakan ternak nasional.

Gubernur Banten, Andra Soni, di Lebak, Selasa, mengatakan bahwa dalam tahap awal, dilakukan penanaman di lahan seluas 10 hektare menggunakan bantuan bibit dari Pemprov Banten.

“Harapannya Banten bisa menjadi sentra jagung. Minimal untuk memenuhi kebutuhan industri dan pertanian di daerah sendiri, karena kebutuhan jagung di pasaran saat ini masih sangat besar,” ujarnya saat mengawali langkah tersebut dengan mencanangkan Gerakan Tanam Jagung Hibrida di Kecamatan Maja.

Lahan Kosong Jadi Sorotan

Gubernur menekankan pentingnya memanfaatkan lahan-lahan kosong, termasuk milik pengembang, untuk dikerjasamakan guna mendukung program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo Subianto.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Nasir, menjelaskan bahwa pengembangan lahan ini sangat mendesak mengingat terdapat 14 pabrik pakan ternak di Banten yang membutuhkan 4.000 ton jagung per hari.

Dengan target luas tanam mencapai 9.000 hektare yang didukung oleh Kementerian Pertanian, Pemprov Banten optimistis dapat memacu produktivitas petani lokal secara signifikan.

Dekat Jakarta, Banten Diuntungkan

Selain pemenuhan industri, Andra Soni menilai Banten memiliki keunggulan geografis sebagai pemasok pangan utama bagi wilayah aglomerasi Jakarta. Jarak yang dekat diklaim mampu memangkas biaya logistik sehingga produk pertanian Banten lebih kompetitif.

“Kalau menjadi pemasok ke daerah aglomerasi, secara jarak dan biaya logistik kita sangat diuntungkan. Ini akan meningkatkan daya saing produk petani kita,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga memberikan apresiasi kepada jajaran Polda Banten yang turut menginisiasi pemanfaatan lahan untuk ketahanan pangan, serta mengajak para petani untuk merawat tanaman dengan baik demi hasil panen yang maksimal.

FAQ

  • Apa target utama Pemprov Banten di Lebak?
    Pengembangan 9.000 hektare lahan jagung.
  • Berapa luas penanaman awal yang dilakukan?
    10 hektare.
  • Siapa yang menyampaikan keterangan tersebut?
    Gubernur Banten, Andra Soni.

Penulis: NUR
Editor: Ibrahim