10 Fakta Menarik Tentang Nyamuk – Tahu kah Anda

  • Bagikan
nyamuk
nyamuk

Antero News – Nyamuk merupakan masalah besar bagi setiap orang. Tidak hanya suara dengungnya yang mengganggu, mendapati gigitan nyamuk yang menimbulkan bentol kemerahan juga sudah cukup membuat banyak orang merasa tidak nyaman karena rasa gatal yang ditimbulkannya.

Di Indonesia sendiri penyakit yang disebabkan oleh nyamuk telah menjadi masalah kesehatan serius selama bertahun-tahun. Hal ini terjadi karena kondisi iklim tropis Indonesia yang sangat mendukung perkembangbiakan banyak spesies nyamuk, seperti Aedes Aegypti.

Terlepas dari bahaya nyamuk bagi kesehatan manusia, rupanya terdapat sisi lain dari kehidupan nyamuk yang cukup menarik untuk dipelajari. Mari kita cari tahu lebih lanjut beberapa fakta nyamuk yang jarang diketahui oleh banyak orang di bawah ini.

1. Nyamuk binatang paling mematikan di dunia

Nyamuk dikenal luas sebagai serangga paling mematikan di dunia yang menyebabkan kematian pada manusia jika dibandingkan dengan binatang lain seperti hiu atau ular.

Serangga kecil ini diketahui membunuh lebih dari 700.000 orang setiap tahunnya dan merupakan penyebab utama penyakit menular di seluruh dunia, termasuk Dengue, Zika dan Malaria.

2. Hanya nyamuk betina yang menggigit manusia

Kenapa nyamuk betina menggigit? Mengapa nyamuk betina saja yang suka menghisap darah manusia, sedangkan nyamuk jantan tidak?

Umumnya, makanan utama dari nyamuk jantan dan betina adalah nektar dan zat manis lainnya yang sebagian besar diperoleh dari tanaman. Namun, nyamuk jantan cukup memakan nektar untuk energi dan kelangsungan hidup, karena mereka tidak membutuhkan zat protein tambahan untuk bertelur.

Sementara nyamuk betina membutuhkan protein tambahan dengan memakan darah manusia dan setidaknya dua kali sehari untuk bertelur. Darah manusia terdiri dari protein dan asam amino yang penting bagi nyamuk betina untuk menghasilkan dan mengembangkan sel telur mereka.

3. Terdapat 3,000 spesies nyamuk di seluruh dunia

nyamuk
nyamuk

Terdapat banyak spesies nyamuk ditemukan di seluruh dunia!

Nyamuk dapat ditemukan dimana saja di dekat tempat manusia tinggal, baik itu di daerah tropis maupun subtropis, kecuali di daerah terdingin di dunia – Antartika.

Menurut data dari American Mosquito Control Association (AMCA), terdapat lebih dari 3,000 spesies nyamuk yang berbeda ditemukan di seluruh dunia, dan sekitar 457 di antaranya dapat ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia.

Meskipun beberapa diantaranya diketahui tidak menggigit, namun setidaknya ada 3 spesies nyamuk yang dikenal sebagai vektor utama penyakit berbahaya di Indonesia, termasuk:

Ada banyak spesies nyamuk yang dapat ditemukan di seluruh dunia. Namun, hanya nyamuk betina yang menggigit dan menyebarkan penyakit berbahaya bagi manusia di seluruh dunia.

  • Nyamuk Aedes
  • Nyamuk Anopheles
  • Nyamuk Culex

4. Nyamuk sudah ada sejak zaman dinosaurus

Siapa yang sangka jika nyamuk sudah ada sejak zaman dinosaurus, dengan bukti ditemukannya fosil serangga menggigit ini yang diidentifikasi berasal dari Zaman Triassic atau Trias yang terjadi antara 199 – 251 juta tahun yang lalu!

5. Nyamuk dapat mengingat bau yang dikeluarkan oleh tubuh manusia

Apa yang Anda baca di atas adalah benar! Sebuah studi ilmiah dalam jurnal biologi yang diterbitkan pada tahun 2018 mengungkapkan bahwa otak nyamuk terdiri dari kadar dopamin yang mengajarkan nyamuk apa yang harus dihindari, dan kemana mereka harus pergi atau tuju.

Studi ini juga membuktikan bahwa nyamuk tidak hanya tertarik dengan bau manusia, namun juga memiliki kemampuan untuk dengan cepat belajar dan mengingat bau yang dikeluarkan oleh tubuh manusia.

Preferensi nyamuk juga dapat dengan mudah berubah jika bau manusia yang mereka tuju mengeluarkan sensasi bau yang mereka tidak sukai. Nyamuk juga akan cenderung untuk menghindari individu yang berperilaku defensif atau mencoba untuk memukul mereka tidak peduli betapa manisnya bau mereka.

6. Nyamuk membutuhkan air untuk menyelesaikan siklus hidupnya

Nyamuk mengalami metamorfosis sempurna yang mencakup fase akuatik dan terestrial dalam empat tahap berbeda, termasuk telur, larva, kepompong, dan dewasa.

Meskipun semua jenis nyamuk membutuhkan air untuk berkembang biak, namun setiap jenis nyamuk memiliki habitat perkembangbiakan yang berbeda antara satu dengan lainnya.

  • Aedes aegypti lebih suka berkembang biak di sumber air yang tenang dan bersih
  • Berbeda dengan spesies Aedes aegypti, nyamuk Anopheles bertelur di air yang kotor atau tercemar dan tidak membutuhkan air yang tenang dan bersih untuk bertelur

7. Nyamuk tidak mampu hidup dalam waktu yang lama

Tidak ada seorangpun yang suka berhadapan dengan nyamuk, namun kabar baiknya adalah nyamuk tidak mampu hidup dalam waktu yang cukup lama! Rata-ranya seekor nyamuk dapat bertahan hidup dalam rentang waktu 10 – 56 hari tergantung oleh beberapa faktor.

Faktor-faktor yang mempengaruhi lamanya umur nyamuk antara lain adalah:

  • Spesies nyamuk
  • Jenis kelamin (nyamuk betina hidup lebih lama dari nyamuk jantan)
  • Kondisi cuaca dan iklim
  • Predator alami di lingkungan

Meskipun umur nyamuk relatif singkat, namun mereka juga dapat dengan cepat menyelesaikan setiap tahapan siklus hidupnya. Siklus hidup nyamuk hanya membutuhkan 8 – 10 hari dari proses telur hingga nyamuk dewasa. Karena itu, jangan heran apabila gangguan nyamuk selalu terasa tidak berkurang setiap saat di sekitar Anda.

8. Nyamuk tidak memiliki gigi

Nyamuk tidak memiliki gigi untuk menggigit korbannya. Namun, mereka memiliki sebuah proboscis atau belalai yang berbentuk tabung dan tajam seperti jarum yang mampu menembus kulit manusia ketika menghisap darah tanpa pernah kita sadari.

9. Nyamuk adalah penerbang yang lemah

Banyak spesies nyamuk hanya berbobot sekitar 2,5 miligram dan umumnya tidak mampu terbang di atas 25 kaki. Ini adalah alasan utama mengapa nyamuk dianggap sebagai penerbang yang lemah di kategori serangga terbang.

Salah satu cara terbaik untuk menghilangkan nyamuk di rumah adalah dengan menyalakan kipas angin dengan kecepatan tinggi di dalam ruangan. Angin kencang yang dihembuskan oleh kipas angin menjadikan nyamuk kesulitan untuk mendarat dengan aman di tubuh manusia yang terbuka.

Selain bermanfaat untuk menghilangkan nyamuk di rumah, penggunaan kipas angin juga bermanfaat untuk mengurangi panas dan keringat tubuh yang menjadi informasi sensorik bagi nyamuk untuk dapat mendeteksi keberadaan manusia.

10. Nyamuk tidak terbang jauh dari tempat perkembangbiakannya

Jika Anda berpikir bahwa nyamuk sering terbang dan bepergian jauh, maka Anda salah! Nyamuk biasanya tidak akan terbang dan melakukan perjalanan lebih dari satu mil dari habitat atau tempat perkembangbiakannya untuk mencari makanan.

Oleh karena itu, menghilangkan tempat perkembangbiakan nyamuk dengan segera di sekitar properti Anda merupakan cara terbaik untuk dapat mengurangi jumlah populasi nyamuk yang ada di sekitar Anda.

Bagaimana cara mengatasi banyak nyamuk?

Ada beberapa cara yang dapat diambil untuk melindungi diri Anda dan keluarga dari penyakit yang disebabkan nyamuk. Namun demikian, meminta bantuan dari jasa pembasmi nyamuk profesional merupakan cara paling efektif untuk mengusir nyamuk di properti Anda.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan