Lebak  

DPUPR Kabupaten Lebak Tingkatkan Infrastruktur Publik untuk Dorong Investasi

DPUPR Kabupaten Lebak Tingkatkan Infrastruktur Publik untuk Dorong Investasi
https://www.anteronews.com/tag/dinas-pupr-kabupaten-lebak/

ANTERO NEWS – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak terus berupaya untuk meningkatkan kualitas infrastruktur publik di daerah ini. Tujuannya adalah untuk membuka peluang investasi baru yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala DPUPR Kabupaten Lebak, Irvan Suyatupika, mengatakan bahwa pihaknya telah merumuskan dan menyelenggarakan berbagai program, kegiatan, dan sub kegiatan yang sesuai dengan amanat Peraturan Bupati Lebak Nomor 30 tahun 2023. Peraturan tersebut mengatur tentang tugas pokok dan fungsi DPUPR dalam bidang urusan Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

“Kami memiliki beberapa kewenangan di beberapa sub urusan, seperti sumber daya air, air minum, persampahan, air limbah, drainase, pemukiman, bangunan gedung, penataan bangunan, jalan jembatan, jasa konstruksi, dan tata ruang. Semua itu kami lakukan untuk mendukung upaya pemerintah dalam menurunkan angka stunting, penghapusan kemiskinan ekstrim, pengembangan kawasan wisata, dan pengendalian inflasi,” ujar Irvan Suyatupika.

Capaian target infrastruktur publik di Kabupaten Lebak

Menurut Irvan Suyatupika, DPUPR Kabupaten Lebak telah menuangkan rencana kerjanya ke dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang terbagi dalam sepuluh program, tujuh belas kegiatan, dan empat puluh enam sub kegiatan. Dokumen tersebut dilaksanakan oleh sekretariat dinas dan lima bidang.

Salah satu program yang menjadi prioritas adalah Program penyelenggaraan jalan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Lebak, yang diharapkan dapat memperlancar akses transportasi dan mobilitas masyarakat.

“Capaian tingkat kemantapan jalan di akhir tahun 2023 ini sebesar 70,63 persen. Kami merealisasikannya dalam beberapa kegiatan, seperti Pembangunan jalan, Rekonstruksi jalan, dan Rehabilitasi jalan. Total paket pekerjaan konstruksi yang kami kerjakan sebanyak 110 paket, dengan rincian jalan yang direhabilitasi sepanjang 23,83 km, jalan yang direkonstruksi sepanjang 40 km lebih, pembangunan jalan sepanjang 14,50 km, dan penanganan jalan strategis desa sepanjang 51,8 km,” papar Irvan.

Program lain yang tidak kalah penting adalah Program pengelolaan sumber daya air. Program ini ditujukan untuk meningkatkan ketersediaan air irigasi pada sistem irigasi yang sudah ada, yang dapat mendukung produktivitas pertanian di Kabupaten Lebak.

“Capaian ketersediaan air irigasi pada sistem irigasi yang sudah ada sebesar 71,43 persen. Kami melaksanakannya dalam beberapa kegiatan, seperti Pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi permukaan, Pembangunan bangunan perkuatan tebing, dan Rehabilitasi embung dan penampungan air lainnya. Jumlah lokasi penanganan yang kami tangani sebanyak 22 lokasi, dengan rincian 17 Daerah irigasi, 3 lokasi bangunan perkuatan tebing, dan 2 lokasi embung dan penampungan air lainnya,” jelas Irvan.

Selain itu, DPUPR Kabupaten Lebak juga mengembangkan Program pengelolaan dan pengembangan sistem penyediaan air minum dan Program pengelolaan dan pengembangan sistem air limbah. Program-program ini diharapkan dapat meningkatkan cakupan air minum dan akses air sanitasi bagi masyarakat Kabupaten Lebak.

“Capaian kinerja cakupan air minum sebesar 74,30 persen. Kami melakukannya melalui kegiatan pengelolaan dan pengembangan sistem air minum (SPAM) dengan jumlah rumah tangga yang mendapatkan akses air minum jaringan perpipaan sebanyak 3.513 SR. Sedangkan untuk capaian akses air sanitasi sebesar 73,45 persen dengan kegiatan pengelolaan dan pengembangan sistem air limbah domestik dengan jumlah septik tank individu sebanyak 1.164 SR,” ungkap Irvan.

Harapan dan dukungan untuk Kabupaten Lebak yang maju dan sejahtera

Dengan capaian target-target tersebut, DPUPR berharap dapat menciptakan Kabupaten Lebak yang maju dan sejahtera disertai dengan meningkatnya investasi yang berkelanjutan. Investasi tersebut diharapkan dapat sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 7 tahun 2023 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Lebak.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Lebak untuk bersama-sama mendukung pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas infrastruktur publik dan infrastruktur dasar yang baik. Dengan demikian, Kabupaten Lebak dapat menjadi daerah yang lebih berkembang, mandiri, dan berdaya saing,” pungkas Irvan.
(ADV)

Tinggalkan Balasan